Blitar – Persiapan pelaksanaan manasik haji tingkat Kota Blitar tahun 2026 terus dimatangkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan berbagai pihak terkait. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan penyambutan Menteri Haji dan Umrah yang dijadwalkan memberikan materi manasik kepada para calon jamaah haji.
Pelaksanaan manasik haji tingkat kota tersebut direncanakan berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026, bertempat di Masjid Ar Rahman Mayangkara. Kegiatan akan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan agenda utama pembekalan manasik bagi calon jamaah haji Kota Blitar.
Acara akan diawali dengan rangkaian kegiatan resmi yang tersusun secara khidmat, dimulai dari pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hingga pembacaan doa. Selanjutnya, panitia akan menyampaikan laporan kegiatan yang dilanjutkan sambutan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Blitar serta ucapan selamat datang dari Santoso selaku Wali Kota Blitar.
Puncak acara adalah penyampaian materi manasik haji oleh Menteri Haji dan Umrah yang diharapkan dapat memberikan pembekalan penting bagi para calon jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Berdasarkan susunan agenda kegiatan, Menteri Haji dan Umrah dijadwalkan tiba di lokasi kegiatan sekitar pukul 08.00 WIB dan akan melakukan transit sejenak di ruang transit Masjid Ar Rahman. Acara manasik kemudian dimulai pada pukul 08.30 WIB dan diperkirakan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB.
Setelah kegiatan selesai, rombongan Menteri Haji dan Umrah bersama tamu undangan dijadwalkan melanjutkan agenda menuju rumah dinas Wali Kota Blitar untuk kegiatan ramah tamah.
Peserta kegiatan ini terdiri dari calon jamaah haji Kota Blitar tahun 2026, petugas PPIH kloter yang meliputi Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, serta tenaga kesehatan kloter yang terdiri dari dokter dan perawat. Selain itu, turut hadir pula Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan mendampingi proses penyelenggaraan ibadah haji.
Sejumlah tokoh dan pejabat juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Wali Kota Blitar, Camat Kepanjenkidul, Ketua MUI Kota Blitar, Ketua KBIHU Kota Blitar, Ketua IPHI Kota Blitar, serta para Kepala Kantor Kementerian Agama se-wilayah kerja Kediri. Turut diundang pula Direktur Mayangkara Group sebagai tuan rumah lokasi kegiatan.
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia telah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis seperti background kegiatan, banner ucapan selamat datang di depan masjid, perangkat LCD dan laptop, meja VIP untuk tamu kehormatan, serta konsumsi bagi peserta dan tamu undangan. Selain itu, juga disiapkan konsumsi khusus di ruang transit serta jamuan ramah tamah di rumah dinas Wali Kota.
Adapun ketentuan pakaian bagi peserta juga telah ditetapkan. Peserta laki-laki diminta mengenakan baju koko putih, celana hitam, dan songkok hitam, sedangkan peserta perempuan mengenakan gamis putih dengan kerudung putih. Sementara petugas PPIH dan PHD menggunakan seragam resmi petugas haji, sedangkan undangan VIP menyesuaikan dengan ketentuan acara.
Melalui kegiatan manasik ini, diharapkan para calon jamaah haji Kota Blitar dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, sehingga mampu menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan lancar, tertib, dan khusyuk. Kehadiran Menteri Haji dan Umrah juga diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus penguatan spiritual bagi para jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut.



0 Komentar