Blitar – Suasana penuh kekhusyukan dan harapan menyelimuti ruang Khodijah, Masjid Ar Rahman Mayangkara, saat ratusan calon jamaah haji dari kabupaten dan kota Blitar mengikuti kegiatan Manasik Haji Terintegrasi, Rabu pagi (25/3/2025).
Sebanyak 325 jamaah tampak antusias mengikuti bimbingan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para calon tamu Allah, baik dari sisi pengetahuan, mental, maupun spiritual.
Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah di Kota Blitar. Ia menggambarkan Blitar sebagai kota yang indah dan sarat sejarah, tempat lahirnya para pahlawan bangsa.
“Kami ucapkan selamat datang di Kota Blitar, kota yang indah dan penuh nilai perjuangan,” ungkapnya di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, atas nama Pemerintah Kota Blitar, ia menyampaikan apresiasi kepada Mayangkara Group atas kontribusinya dalam pembangunan Masjid Ar-Rahman. Ia menuturkan bahwa desain masjid tersebut terinspirasi dari kemegahan Masjid Nabawi di Madinah, sehingga menghadirkan nuansa spiritual yang kuat bagi para jamaah.
Dalam suasana yang hangat dan penuh makna, Wali Kota juga mengajak para jamaah untuk memanfaatkan momentum ibadah haji sebagai ruang “curhat” spiritual kepada Allah SWT.
“Silakan curhat saat melaksanakan haji. Curhatkan doa-doa terbaik kepada Allah SWT, semoga semuanya dikabulkan,” pesannya, yang disambut haru oleh para peserta.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Blitar dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah haji, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
“Terima kasih atas kehadirannya. Kami berharap seluruh jamaah haji Kota Blitar mendapatkan pelayanan yang terbaik,” tambahnya.
Kegiatan manasik ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran teknis pelaksanaan haji, tetapi juga menjadi ruang penguatan batin dan kebersamaan. Di tengah lantunan doa dan materi bimbingan, tergambar jelas harapan besar agar seluruh jamaah mampu menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur.
Manasik Haji Terintegrasi Blitar pun menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mempersiapkan perjalanan suci yang penuh makna—sebuah perjalanan menuju ridha Ilahi.
Berikut dokumentasi yang berhasil dihimpun redaksi























0 Komentar