Kota Blitar – Setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Makkah dan Madinah, ratusan jamaah haji asal Kota Blitar dijadwalkan kembali ke tanah air pada Minggu (28/6/2026). Dalam proses penyambutan kepulangan jamaah tersebut, KBIHU An-Nahdliyah PCNU Kota Blitar turut berpartisipasi bersama Pemerintah Kota Blitar dan Kementerian Agama Kota Blitar untuk memastikan proses pemulangan berlangsung lancar dan khidmat.
Kepala Kementerian Agama Kota Blitar yang juga merupakan Pengurus KBIHU An-Nahdliyah Kota Blitar, Purnomo, M.H.I., saat dikonfirmasi pada Kamis (25/6/2026), menyampaikan bahwa sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pesawat yang membawa jamaah haji Kota Blitar dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya sekitar pukul 16.55 WIB.
Dilansir dari Mahardika FM, setelah tiba di Surabaya, seluruh jamaah akan transit terlebih dahulu di Asrama Haji Sukolilo untuk menjalani proses administrasi dan pemeriksaan akhir sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Blitar. Jamaah yang tergabung dalam Kloter SUB 106 diperkirakan tiba di Kota Blitar sekitar pukul 23.00 WIB.
"Setibanya di Kota Blitar, seluruh jamaah akan berkumpul di Balai Kota Kusuma Wicitra untuk mengikuti prosesi penyambutan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Blitar," ujar Purnomo.
Lebih lanjut, Purnomo menjelaskan bahwa berdasarkan laporan tim kesehatan yang mendampingi jamaah selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci, kondisi kesehatan jamaah haji asal Kota Blitar secara umum berada dalam keadaan baik. Hingga proses kepulangan, tidak terdapat jamaah yang memerlukan penanganan medis khusus maupun pendampingan ambulans selama perjalanan dari Surabaya menuju Kota Blitar.
Namun demikian, terdapat satu jamaah haji asal Kota Blitar yang wafat saat menjalankan ibadah haji di Makkah, yakni Muhammad Ilyas (66 tahun). Almarhum telah dimakamkan di Tanah Suci sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.
"Dari total 162 jamaah yang berangkat pada 27 April 2026, satu jamaah meninggal dunia di Tanah Suci, sehingga jumlah jamaah yang kembali ke Kota Blitar menjadi 161 orang," jelas Purnomo.
Purnomo juga mengimbau seluruh jamaah haji yang telah kembali ke tanah air agar tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain masih akan mengikuti sejumlah kegiatan pasca-haji, para jamaah diharapkan dapat mempertahankan nilai-nilai spiritual serta menjaga kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.
Kepulangan jamaah haji Kota Blitar tahun 1447 H/2026 M ini menjadi momentum penuh syukur bagi keluarga, masyarakat, serta seluruh jajaran Pemerintah Kota Blitar dan keluarga besar Nahdlatul Ulama, khususnya KBIHU An-Nahdliyah PCNU Kota Blitar, yang selama ini turut mendampingi dan membimbing para jamaah dalam melaksanakan ibadah haji. Semoga seluruh jamaah memperoleh predikat Haji Mabrur dan Hajjah Mabrurah, serta senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kemudahan dalam melanjutkan pengabdian kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
Berikut dokumentasi yang berhasil dihimpun redaksi


























0 Komentar