KBIHU An-Nahdliyah PCNU Kota Blitar Meriahkan Bazar Blitar Djadoel ke-15 dengan Layanan Informasi Haji



Blitar – Bazar Blitar Djadoel ke-15 sukses diselenggarakan pada 8–12 Juli 2026 di Aloon-Aloon Kota Blitar. Mengusung tema "Ngrembaka Kinarya Pinuju Praja Utama", agenda tahunan kebanggaan masyarakat Blitar ini kembali menghadirkan nuansa tempo dulu yang dipadukan dengan kekayaan sejarah, budaya, serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui ratusan pelaku UMKM.

Sebanyak 553 stan UMKM turut memeriahkan kegiatan tersebut dengan menghadirkan beragam produk unggulan, kuliner tradisional, kerajinan, hingga berbagai layanan informasi dari instansi dan organisasi kemasyarakatan. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah tampak memadati kawasan Aloon-Aloon Kota Blitar selama penyelenggaraan acara.


Salah satu peserta yang turut menyemarakkan Blitar Djadoel ke-15 adalah PCNU Kota Blitar. Melalui stand yang mengangkat tema Nahdlatul Ulama pada masa perjuangan kemerdekaan, PCNU Kota Blitar berhasil menghadirkan suasana historis yang menggambarkan kiprah para ulama dan warga Nahdliyin dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Tidak ingin ketinggalan, KBIHU An-Nahdliyah PCNU Kota Blitar sebagai salah satu lembaga di bawah naungan PCNU Kota Blitar juga berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Di stand yang disediakan, KBIHU An-Nahdliyah menampilkan puluhan video dokumentasi kegiatan bimbingan manasik haji, pelayanan kepada jemaah, hingga aktivitas pendampingan ibadah haji yang telah dilaksanakan selama bertahun-tahun.


Selain itu, pengunjung juga dapat memperoleh layanan informasi dan konsultasi mengenai bimbingan haji dan umrah, sekaligus mendapatkan berbagai brosur, banner informasi, serta penjelasan mengenai program bimbingan haji yang diselenggarakan oleh KBIHU An-Nahdliyah. Kehadiran stand ini mendapat sambutan positif dari ribuan pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat layanan bimbingan haji dan umrah yang profesional, amanah, dan berpengalaman.

Blitar Djadoel ke-15 sendiri menawarkan berbagai konsep menarik yang mampu membawa pengunjung bernostalgia sekaligus mengenal perjalanan sejarah bangsa. Melalui wahana "Lorong Waktu Sejarah", pengunjung diajak menjelajahi empat zona utama, yaitu Era Kerajaan (1300–1500), Era Pra-Kemerdekaan (1600–1900), Era Perjuangan Kemerdekaan (1900–1945), serta Era Pasca-Kemerdekaan (1945–1970).

Selain itu, suasana semakin semarak dengan hadirnya Pasar Kuliner Tradisional yang menyuguhkan aneka makanan khas Nusantara, serta Pentas Seni dan Budaya yang menampilkan kirab becak, sepeda onthel, pameran benda pusaka, pertunjukan musik tradisional, hingga berbagai tarian daerah.



Partisipasi PCNU Kota Blitar bersama KBIHU An-Nahdliyah dalam Blitar Djadoel ke-15 menjadi wujud nyata komitmen untuk terus mendekatkan organisasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh hiburan dan edukasi sejarah, tetapi juga mendapatkan informasi yang bermanfaat mengenai layanan bimbingan haji dan umrah yang berkualitas.

Dengan berakhirnya penyelenggaraan Blitar Djadoel ke-15, diharapkan semangat melestarikan sejarah, budaya, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, pelaku UMKM, dan masyarakat dapat terus terjaga demi mewujudkan Kota Blitar yang semakin maju dan berbudaya.







0 Komentar