KBIHU An-Nahdliyah PCNU Kota Blitar Gelar Bimbingan Manasik Haji dan Umroh, Bahas Thawaf dan Sa’i


BLITAR — Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) An-Nahdliyah PCNU Kota Blitar kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Manasik Haji dan Umroh bagi calon jemaah haji pada Ahad, 23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMK Islam 1 Kota Blitar dan diikuti oleh 63 calon jemaah haji yang berasal dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kepanjenkidul, Sukorejo, dan Sananwetan.

Kegiatan manasik ini merupakan bagian penting dari rangkaian pembinaan calon jemaah haji untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan pemahaman yang memadai mengenai pelaksanaan ibadah haji dan umroh. Materi mencakup tata cara ibadah, syarat, rukun, sunnah, serta berbagai bacaan yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.


Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh KH Muhtar Lubby, M.A., Rais Syuriah PCNU Kota Blitar sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Muta'allimin.

Dalam sesi tersebut, KH Muhtar Lubby secara khusus membahas ibadah thawaf, mulai dari pengertian thawaf, syarat-syarat thawaf, sunnah thawaf, jenis-jenis thawaf, tata cara pelaksanaan, hingga bacaan-bacaan yang dianjurkan selama melaksanakan thawaf.

Selain memberikan penjelasan mengenai materi thawaf, KH Muhtar Lubby juga memperkenalkan dan menjelaskan buku panduan manasik yang diterbitkan oleh KBIHU An-Nahdliyah. Buku tersebut menjadi salah satu pegangan bagi para calon jemaah dalam mengikuti proses bimbingan sekaligus membantu mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji dan umroh.


Materi berikutnya disampaikan oleh KH Ridwan, yang membahas secara mendalam mengenai ibadah sa’i.

Para calon jemaah mendapatkan penjelasan mengenai pengertian sa’i, sejarah pelaksanaannya yang berkaitan dengan perjuangan Siti Hajar, tata cara pelaksanaan, hukum sa’i, syarat-syarat sa’i, serta berbagai sunnah yang perlu diperhatikan.

Penyampaian materi dilakukan secara sistematis agar calon jemaah tidak hanya memahami sa’i secara teori, tetapi juga memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai pelaksanaannya ketika berada di Tanah Suci.

Mempersiapkan Jemaah Secara Teori dan Praktik

Melalui kegiatan bimbingan manasik tersebut, para calon jemaah diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai rangkaian ibadah haji dan umroh. Bekal pengetahuan tersebut penting agar setiap jemaah dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan syariat dan mampu menjalankan setiap tahapan dengan tertib.

Kegiatan berlangsung dengan penuh perhatian dan antusiasme. Para peserta mengikuti pemaparan materi, mencatat berbagai hal penting, serta mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai tata cara ibadah yang nantinya akan dilaksanakan di Tanah Suci.

Kehadiran para calon jemaah dari tiga kecamatan menunjukkan keseriusan peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi rangkaian ibadah haji. Bimbingan yang dilakukan secara berkesinambungan diharapkan dapat meningkatkan kesiapan, baik dari sisi pengetahuan maupun pemahaman terhadap praktik ibadah.

KBIHU An-Nahdliyah PCNU Kota Blitar terus berkomitmen memberikan pendampingan dan pembinaan kepada calon jemaah haji melalui program manasik yang terarah dan berkesinambungan.

Dengan bekal ilmu, pemahaman, serta kesiapan yang cukup, para calon jemaah diharapkan mampu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik, tertib, dan sesuai tuntunan.

Semoga seluruh calon jemaah haji KBIHU An-Nahdliyah PCNU Kota Blitar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Semoga seluruh perjalanan dan ibadah mereka mendapatkan keberkahan serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

Berikut dokumentasi yang berhasil dihimpun
















0 Komentar